BudidayaKita

Budidaya Hewan dan Tanaman

melirik jambu kristal, jambu biji dan jambu madu sebagai bisnis yang menguntungkan

via pinterest.com

Melirik Jambu Kristal, Jambu Biji dan Jambu Madu Sebagai Bisnis Yang Menguntungkan

October 26, 2016

Dulu ketika aku masih kecil, aku sangat senang bermain ke rumah kakek lantaran di sana banyak terdapat berbagai jenis tanaman buah termasuk jambu kristal, jambu biji, dan jambu madu.

Sebagai cucu tentu saja aku diperbolehkan makan jambu sepuasnya. Jambu kristal dan jambu biji bisa berbuah sepanjang tahun, sementara jambu madu hanya pada musim-musim tertentu saja.

Waktu itu, yang dapat aku ingat, jambu bukanlah buah yang langka. Jambu merupakan buah yang mudah di dapat sekaligus murah meriah. Namun saat ini, jambu mulai bernilai harganya sehingga layak untuk dilirik sebagai peluang usaha.

Di sisi lain, daun jambu biji ternyata juga bukan sekedar daun yang berfotosintesis menghasilkan sari makanan dengan hasil buah jambu yang renyah dan segar. Daun jambu biji, jika ditangani secara serius, mampu menjadi peluang usaha yang menjanjikan.

Mengenal Jambu Madu, Jambu Kristal dan Jambu Biji

mengenal jambu, madu jambu kristal dan jambu biji

via pinterest.com

Sekilas kita akan sulit menemui perbedaan antara jambu kristal dan jambu biji. Orang awam menyebut kedua jenis buah tersebut sebagai jambu biji karena keduanya memiliki bentuk yang hampir mirip seperti halnya jambu madu dengan jambu air.
Jambu madu jelas berbeda dengan jambu air. Jambu madu memiliki beberapa varietas yang berbeda warna dan tekstus buahnya. Namun secara umum, sesuai namanya, jambu madu terasa sangat manis sedangkan jambu air terasa asam dan banyak mengandung air.

Jambu madu sangat mudah dikembangkan di indonesia. Syarat tumbuhnya tidak ribet dan bisa dikembangbiakkan secara cangkok agar hasil buahnya memiliki standard kualitas sebagaimana indukannya.

Lahan yang dibutuhkan untuk tumbuh juga nggak sulit; asal tanah subur, banyak mendapat curah sinar matahari, dan sering di siram, maka pohon jambu akan tumbuh rimbun dan berbuah lebat.

Saat ini para petani jambu madu telah memiliki beberapa koleksi varietas diantaranya adalah jambu madu Deli hijau, jambu madu kesuma merah, dan jambu madu super green. Ketiga jenis itu merupakan yang laris manis di pasaran lantaran rasanya yang luar biasa segar, renyah, dan manis.

Dari berbagai macam varietas jambu madu, bisa dikatakan bahwa kesemuannya memiliki kesamaan dalam pembudidayaan dan perawatan. Hanya nanti harus rajin menyiram dan memberi pupuk baik pupuk organik atau pupuk kimia sehingga pohon jambu tidak kekurangan nutrisi.

Selain itu, ketika telah berbuah, buah-buah jambu yang masih muda itu seharusnya dibungkus dengan plastik agar terselamatkan dari hama ulat yang sering diam-diam menerobos masuk dan menghuni buah-buah jambu itu.

Selain jambu madu yang rasanya aduhai, para pakar jambu juga telah mengembangkan varietas jambu biji dengan kualitas mutakhir. Jambu kristal termasuk salah satu hasil karya permutasian yang dikembangkan di taiwan. Jambu ini mulai menjadi koleksi tanaman di indonesia sejak tahun 1991 khususnya di daerah Jawa Barat.

Di Indonesia, karena menurut Koes Plus apapun bisa di tanam, jambu kristal mampu berkembang dengan baik di daerah yang memiliki curah hujan tinggi dengan suhu siang hari antara 20ᴼ-30ᴼC.

Jambu ini juga harus ditanam di lahan yang gembur dan memiliki banyak unsur hara agar mampu menghasilkan buah dengan ukuran yang sangat besar dengan bobot yang berkisar antara 300-500 gram.

Tekstur buah jambu kristal juga sangat menggiurkan. Jambu yang berukuran besar ini hanya memiliki biji yang sangat sedikit berbentuk gumpalan kecil yang berada di tengah. Sehingga, untuk kamu yang nggak suka makan biji jambu, buah ini sangat cocok karena ketebalan dagingnya yang nggak bikin rugi.

Harga jambu kristal yang sekilonya hanya isi dua atau tiga biji ini di pasaran berkisar antara 10.000 rupiah hingga 30.000 rupiah. Sayangnya belum semua toko buah di pelosok negri ini menyediakan jambu kristal karena produksinya terbatas untuk disebar ke negara yang seluas ini.

Sementara itu, berbeda dengan jambu kristal, kita lebih mudah menemui keberadaan jambu biji. Bentuk dari buah jambu biji ini relatif lebih kecil dibandingkan jambu kristal. Jambu ini memiliki daging berwarna merah atau putih dengan jumlah biji yang lebih banyak dibanding dagingnya. Pantesan namanya jambu biji.

Di pasaran, jambu biji dijual dengan harga yang relatif murah, yakni 5000-7000 rupiah saja per kilonya. Kadang-kadang kita juga bisa mendapat buah ini secara gratis jika mau minta tetangga.

Betul, banyak orang yang menanam pohon jambu biji karena memang sangat mudah tumbuh di indonesia. Sayangnya tidak banyak orang yang menanam jambu ini dengan cara profesional sehingga seringnya kita menjumpai buah jambu yang mulus tetapi di dalamnya ada ulat kecil.

Namun demikian, buah ini kaya manfaat lho, mulai dari dipergunakan sebagai konsumsi sehari-hari sampai digunakan sebagai obat. Bukan hanya itu, daun dari jambu biji juga memiliki banyak khasiat.

Manfaat Jambu Biji

manfaat jambu biji

via hubpages.com

Siapa sangka buah jambu biji yang harganya murah itu ternyata memiliki banyak khasiat terutama dalam hal kesehatan dan kecantikan. Lho kok bisa, memangnya apa saja kandungan yang terdapat dalam buah jambu? Menurut para ahli, inilah beberapa kandungan yang terdapat pada buah jambu biji:

Maka dari itulah jambu biji banyak digunakan sebagai bahan obat serta kosmetik. Akan tetapi, kira-kira penyakit apa saja sih yang bisa disembuhkan dengan mengkonsumsi buah jambu biji? Jika diantara kalian pernah sakit demam berdarah atau pernah menjenguk pasien demam berdarah pasti sudah tidak asing lagi dengan jus jambu biji yang dijual dalam kemasan.

Betul sekali. Kawanku pernah membawa pulang banyak sekali jus jambu kemasan sepulang ia menginap di rumah sakit karena penyakit demam berdarah.

Selain itu, yang bermasalah dengan tekanan darah rendah, sebaiknya mulai mencoba untuk mengonsumsi buah jambu biji setidak-tidaknya dua buah dalam sehari. Barangkali karena buah ini mengandung banyak kalium, maka buah ini sangat baik untuk kesehatan jantung dan jantung yang sehat berguna untuk menjaga tekanan darah rendah/tinggi.

Selain itu, ternyata jambu biji juga baik bagi para penderita gula darah. Memang tidak seketika sembuh sih, akan tetapi sebelum terlambat, sebaiknya buah ini selalu dikonsumsi oleh para calon penderita penyakit gula darah karena serat buah jambu biji membantu optimalisasi penyerapan gula dalam tubuh.

Oleh sebab buah jambu itu kaya akan zat tembaga, maka buah jambu sangat penting untuk menjaga produksi hormon dalam tubuh. Jika produksi hormon normal, maka keseluruhan fungsi organ tubuh juga lancar jaya sodara.

Tentu saja buah jambu yang mengandung vitamin A seperti yang telah disebutkan di atas tadi baik untuk kesehatan mata. Di sisi lain, buah ini juga oke bagi kamu yang sembelit atau sedang terserang diare. Ini jurus kuno sebenarnya.

Sejak aku masih kecil dan rentan mencret, aku selalu disuruh makan buah jambu biji oleh ibuku dan hasilnya sangat mujarab: hari ini mencret parah, esok harinya seudah berkurang parahnya, dan esok lusa aku bebas dari serangan diare.

Apa lagi ya? Jika kamu doyan merawat kulit, selain pergi ke salon tidak ada salahnya kamu rajin makan buah jambu biji.

Buah ini tidak bikin kamu cantik atau ganteng, tetapi buah ini membantu memulihkan sel kulit mati akibat make up atau polusi udara ketika kamu sedang mejeng di luar rumah. Dan kalau kamu mulai batuk atau demam akibat sering jalan-jalan kepanasan dan kehujanan, tenang saja, buah ini juga oke untuk meredakan demam dan batuk.

Manfaat Daun Jambu Biji

manfaat daun jambu biji

via healthenablr.com

Selain buahnya, daun jambu biji juga ampuh lho kawan. Khususnya dalam hal pengobatan, daun jambu terbukti sakti melawan diare dan baik sebagai antioksidan.

Terlebih lagi, daun jambu biji ternyata jauh lebih ampuh dari pada jambu biji, hanya saja kamu harus sedikit ribet untuk mengonsumsinya karena pasti kamu tidak mau kan makan daunnya langsung?

Oleh karena ini, mari kita intip tips-tips untuk mengolah daun jambu biji agar tubuhmu tetap fit sekaligus kulitmu tetap cerah merona. Lho kok? Benar! Mirip buahnya, daun jambu biji banyak dibidang pengobatan dan kecantikan.

Singkat kata, dalam hal kesehatan, daun jambu biji mampu mengobati diare, mengontrol kolesterol, menjaga gula darah tetap normal, dan menjaga kinerja jantung.

Jika kamu kepepet ingin cepat sembuh, maka makanlah daun jambu biji yang masih muda. Jikalau tidak enak, bisa dijadikan lalapan saat sarapan, makan siang, dan makan malam. Jika masih tidak enak ya bisa dijadikan jus, dicampur sedikit madu biar agak manis.

Nah, kalau kamu punya banyak waktu dan higienis, maka minumlah rebusan daun jambu sekurang-kurangnya sekali sehari untuk perawatan dan dua atau tiga kali sehari untuk pengobatan.

Tidak ada dosis khusus berapa helai daun yang dibutuhkan, tetapi untuk rebusan ini baiknya gunakan daun minimal 5 lembar yang agak sedikit muda. Pilih daun, cuci sampai bersih, rebus dengan dua gelas air hingga air berkurang menjadi satu gelas.

Mudah bukan? Apa? Ya sudah, ada kok yang sangat praktis. Kamu tinggal datang ke apotik dan beli ekstrak daun jambu. Di labelnya tertera kegunaan dan dosis yang harus diminum. Tapi ingat, yang ini kamu harus bayar.

Sementara itu, dalam hal kecantikan, rebusan daun jambu bermanfaat untuk kamu yang takut mengalami penuaan kulit dan juga bagus untuk mengatasi rambut rontok (dipakai untuk keramas: pijit-pijit kulit kepala selama 10-20 menit dengan air rebusan daun jambu biji yang sudah dingin).

Dan kalau kamu hobi pakai masker, cobalah untuk memaskeri wajahmu dengan tumbukan daun jambu yang telah dibersihkan, niscaya jerawat dan bintik-bintik hitam di wajah akan pindah ke wajah orang lain yang suka komentar kalau kamu melakukan ritual ini.

Peluang Bisnis Usaha Jambu Kristal, Jambu Biji dan Jambu Madu

peluang usaha jambu kristal jambu biji dan jambu madu

via pinterest.com

Dari beberapa informasi di bagian sebelumnya, apakah kamu mendapat ide untuk menjadikan jambu kristal, jambu biji, dan jambu madu sebagai peluang bisnis yang menguntungkan? Saharusnya iya. Kenapa? Karena pohon jambu ini sangat mudah ditanam dan berumur panjang sekaligus selalu berbuah jika kamu rajin merawatnya.

Baiklah, kita akan membuat gambaran-gambaran sederhana tentang bagaimana memulai bisnis dengan membudidayakan jambu kristal, jambu biji, dan jambu madu. Pada dasarnya ketiga tanaman ini membutuhkan perlakuan yang mirip. Maka yang diperlukan dalam memulai usaha ini, khususnya budidaya, adalah bibit tanaman, lahan dan pupuk.

Sebelum aku berbagi info mengenai penanaman jambu, ada baiknya kita mengintip sebentar apa yang terjadi di pasaran terkait keberadaan ketiga buah jambu tersebut.

Khusus untuk jambu kristal dan jambu madu, saat ini pasar selalu kekurangan stok lantaran jumlah petani jambu kristal dan jambu madu belumlah banyak, sementara jambu biji hampir bisa dipastikan selalu ada di toko buah.

Harga jambu madu dan jambu kristal bisa dibilang mahal karena kelangkaan buah tersebut. Perkilonya, harga buah tersebut bisa mencapai 15.000-30.000 untuk jambu kristal dan 20.000-40.000 untuk jambu madu. Sementara jambu biji hanya berkisar antara 5.000-7.000 rupiah saja per kilonya.

Kenapa ya kok jarang ada petani jambu profesional padahal permintaan di pasar sedang banyak-banyaknya? Tanya kenapa! Inilah saatnya bagi kamu untuk mengambil kesempatan ini.

Mumpung sebagian besar penduduk indonesia sudah mulai meninggalkan pertanian, saatnya kita bertani entah apalah dulunya jurusan sekolahmu. Lagipula, menanam jambu bukan hal yang sulit. Mari kita bahas.

Jika kamu memiliki lahan yang sangat terbatas, jangan patah harapan, kamu bisa menanam ketiga jenis tanaman ini dalam pot.

Gunakan pot yang berukuran besar dengan diameter minimal satu meter. Isi pot tersebut dengan pupuk kandang dan diamkan dulu sekurang-kurangnya satu minggu dibawah naungan sinar matahari sebelum kamu mulai menanam bibitnya.

Asal tanaman ini tidak kekurangan air dan unsur hara, maka tanaman ini akan tumbuh baik meski tidak sebesar pohon yang ditanam di area perkebunan. Namun demikian, bukan berarti pohon berbuah sedikit. Pohon ini bisa berbuah banyak asal memiliki banyak dahan dengan cara kamu rajin memangkasnya.

Kelemahan dari metode menanam dengan media pot, kamu harus lebih ekstra dalam memberikan nutrisi tanaman. Bila perlu, gunakan bantuan pupuk kimia dengan konsekuensi kamu harus mengganti media tanam sekali setahun agar unsur haranya tidak aus karena pupuk kimia. Dengan demikian, tanamanmu akan selalu tumbuh dengan baik.

Sementara bagi kamu yang memiliki halaman kebun yang lumayan luas dibelakang atau disamping rumah, daripada ditumbuhi tanaman yang entahlah, sebaiknya kamu mulai berfikir ulang untuk memanfaatkannya sebagai kebun jambu.

Jika kebunmu lumayan gembur dan subur, syukurlah karena kamu tidak banyak membutuhkan pupuk kandang. Sebaliknya, jika lahanmu sudah keterlaluan, saatnya mengeluarkan modal sedikit besar untuk menabur pupuk kandang pada lubang-lubang yang nantinya akan ditempati oleh bibit jambu.

Buat lubang berukuran 1,5x1,5 meter dengan kedalaman 1,5 meter juga. Setelah dilubangi, biarkan dulu lubang tersebut kena panas matahari selama 4-7 hari, lalu isi pupuk kandang dan diamkan lagi selama seminggu. Setelah itu, tepat ditengah-tengahnya, tanamlah bibit jambu yang telah kamu pilih.

Oh iya, sebaiknya jika ingin sedikit profesional, kamu harus konsisten lho. Maksudnya, kalau mau bertani jambu kristal ya jambu kristal, jangan diselang-seling dengan jambu madu karena ini nantinya akan berpengaruh tidak hanya pada tanamannya, tetapi juga calon pemborong buahnya.

Karena nantinya pohon jambu akan tumbuh besar, sebaiknya ke samping bukan ke atas dengan memangkas dahan-dahan yang menjulang keatas, maka jarak antar tanaman perlu diperhatikan.

Bagaimana jika 4-5 meter per tanaman? Terlalu boros? Baiklah, 3 meter. Kalau tanaman masih kecil, memang lahannya terlihat kosong, tetapi ketika pohon itu besar nantinya, percayalah jarak yang cukup luas antar pohon tidak membuat kamu rugi, kamu malah semakin mudah dalam melakukan perawatan sekaligus pemanenan.

Jika kamu mendapatkan bibit cangkokan, sebaiknya begitu, kamu boleh senang karena meski bibit itu masih kecil, bibit itu sudah bisa berbuah lho. Semakin besar dan banyak cabangnya, semakin banyak buah yang bisa kamu panen.

Lantas, bagaimana cara merawat tanaman tersebut? Kuncinya ada pada pupuk dan air. Sementara itu, pasti suatu hari ada hama yang menyerang, juga tanaman lain yang tumbuh di sekitar pohon jambu.

Jangan ragu-ragu, cabutlah tanaman pengganggu yang tumbuh disekitar pohon jambu. Lalu untuk hama seperti belalang dan ulat, jika sangat banyak dan mewabah, kamu boleh membasmi mereka dengan pestisida. Pastikan penggunaan pestisida semprot ini tidak pada waktu tanaman sedang berbunga atau berbuah.

Untuk merawat buahnya, usahakan kamu membungkus buah ini sejak mereka masih imut-imut. Bungkus dengan plastik bening agar mudah dipantau.

Pembungkusan ini difungsikan untuk melindungi buah dari serangan lalat buah dan ulat yang mengakibatkan buah menurun kualitasnya. Buah-buah tersebut siap dipanen sebelum mereka matang tetapi sudah tampak mengkilap kulit buahnya.

Jika dibuat sistem panen rutin, maka buah jambu kristal, jambu biji ataupun jambu madu bisa dipanen tiga hingga empat kali dalam setahun. Bayangkan jika sekali panen kamu bisa meraup untung jutaan rupiah.

Bagaimana jika kamu tidak punya lahan sedikitpun? Kalau kamu berani, silahkan cari modal usaha, lantas sewalah tanah.

Cari tanah yang sekiranya luas dan murah dan jauh dari lingkungan industri yang berpolusi. Sewa lahan tersebut minimal 15 tahun untuk perkebunanmu. Apa nggak ngeri tuh main sewa lahan. Tidak kok. Banyak pengusaha yang lahan perkebunannya juga sewa. Dan mereka sukses besar.

Bagaimana jika sulit menemukan lahan yang bisa disewa dalam jangka waktu lama? Ada trik yang bisa dipinjam oleh para pengembang bonsai/ tanaman hias berbatang keras sebenarnya; mereka menanam tanaman mereka seperti cemara, serut, beringin, ketapang cendana, dan lain sebagainya sekalian dengan potnya di dalam tanah.

Hasilnya, pohon mereka tetap tumbuh dengan rimbun dan ketika memanennya, mereka tidak akan takut jika tanamannya mati karena akar pokok tanaman masih tersimpan di dalam pot.

Nah, teknik tersebut bisa kita pinjam untuk menanam jambu. Jika suatu hari sewa lahan telah habis dan pemilik tidak ingin memperpanjangnya, tenang, pohon jambu bisa pindahan dengan aman.

Seperti proses yang telah tertera di bagian sebelumnya, siapkan lahan terlebih dahulu, lalu tanamlah bibit pada pot yang besar, kemudian tanam bibit jambu itu sekaligus potnya di lahan yang telah disediakan.

Lho, lha kalau produksi buahnya menurun gimana? Ndak kok, akar masih bisa keluar pot dan mencari nutrisi pada tanah di area luar pot. Oleh karena itu sebaiknya tanah untuk mengubur pot juga harus dipastikan kaya akan unsur hara, dengan demikian tanaman akan tetap tumbuh dengan baik dan berbuah lebat. Tentu saja, pohonmu bisa pindahan sewaktu-waktu harus pindah.

Khusus untuk jambu kristal dan jambu biji, sebenarnya kamu tidak hanya akan memanen buahnya lho, tapi kamu bisa memanen daunnya sekaligus ketika kamu melakukan pemangkasan. Lha buat apa daunnya, kalau kamu berusaha, kamu bisa mengajukan proposal ke perusahaan farmasi untuk menyuplai daun jambu.

Jika beruntung, kamu bisa menjadi partner kerja mereka sebagai suplier tetap karena daun jambu biji saat ini sedang naik daun untuk diekstrak sebagai suplemen herbal.

Atau, jika kamu punya modal besar, kamu bisa juga kok memulai produksi ekstrak daun jambu dalam kapsul. Tentunya bisnis ini juga ada resikonya dan tidak semudah bertani jambu.

Nah, kira-kira, bagaimana menurutmu akan bisnis ini? Apakah menarik? Menurutku iya dan tidak ada salahnya kita mencoba. Lagi pula, karena tanaman ini berumur panjang, maka kamu hanya akan mengeluarkan modal besar di awal saja kok, selanjutnya kamu bisa meraup untung hingga puluhan juta rupiah jika kamu memiliki banyak pohon.

Lantas bagaimana memasarkan buahnya? Tenang, biarkan pelanggan yang mencarimu. Percayalah pasti ada. Lagipula, saat ini beda dengan jaman dulu, sosmed sangat membantu lho dalam hal pemasaran.

Okay, sepertinya artikel ini cukup sampai di sini dulu ya. Akhir kata, selamat mencoba.

Sharing is Caring

«

»


KATEGORI

BACAAN TERKAIT

Copyright © 2018 BudidayaKitaContact / Privacy Policy / Copyright / IP Policy / Term of Service