BudidayaKita

Budidaya Hewan dan Tanaman

foto budidaya ikan koi ikan pembawa keberuntungan

via pinterest.com

Budidaya Ikan Koi, Ikan Pembawa Keberuntungan

September 24, 2016

Ikan Koi adalah sejenis ikan mas Cyprinus carpio yang memiliki corak sisik yang indah. Anda tentu sudah sering mendapati sekumpulan ikan Koi gemulai menyisir kolam koi atau taman-taman air di hotel, tempat wisata atau komplek perkantoran mewah.

Ikan yang awal mulanya dikembangbiakkan di Jepang ini memang sangat disukai orang dan dipercaya membawa banyak keberuntungan. Maka tidak heran, budidaya ikan koi menjadi pilihan bisnis yang menarik dan tahan lama.

Jika Anda termasuk penghobi ikan, Anda tentu tahu bahwa ketertarikan masyarakat kepada jenis ikan koi tidaklah tergantung pada tren. Lebih dari itu, memelihara ikan koi adalah semacam gaya hidup. Di Jepang, ikan yang dikeramatkan ini adalah symbol keberuntungan, cinta dan kasih sayang.

Jadi, orang tidak hanya memelihara ikan koi untuk menikmati keindahan atau menyempurnakan pemandangan di taman-taman wahana air, tetapi hal ini juga untuk mengisyaratkan rasa syukur dan merayakan kasih sayang.

Dibandingkan jenis ikan mas’ biasa yang ada banyak di Indonesia, budidaya ikan koi bukan hal yang mudah. Jika Anda ingin terjun pada bisnis pembudidayaan ikan koi, Anda harus sungguh-sungguh memahami cara hidup dan seluk beluk ikan koi, jenis dan perawatan ikan tersebut.

Apalagi, ikan ini termasuk ikan yang mudah mati jika tidak cocok dengan keadaan di kolam barunya. Nah, untuk sedikit membantu Anda, di bawah ini akan dijelaskan budidaya ikan Koi dan apa saja yang harus Anda pelajari untuk mempersiapkan usaha tersebut.

Mengenal Jenis-Jenis Ikan Koi Unggulan Untuk Mendapatkan Koi Terbaik

foto jenis jenis ikan koi unggulan

via pinterest.com

Ada banyak sekali jenis ikan Koi sejak ikan ini dihasilkan dari berbagai persilangan ikan mas oleh para penghobi Koi di Jepang. Di Indonesia ikan Koi kini juga cukup mudah ditemukan, namun untuk mendapatkan yang berkualitas tinggi tidak gampang.

Nah, untuk melengkapi informasi Anda mengenai budidaya ikan koi, berikut ini adalah jenis-jenis ikan koi unggulan yang sebaiknya Anda tahu:

  1. Kohaku
  2. foto ikan koi kohaku

    via nishikigoi.life

    Ini adalah jenis ikan koi paling tua. Ia dikenali dari warna dasar yang dominan putih dengan corak merah diatasnya. Kombinasi corak merah diatas warna putih pada kohaku benar-benar sempurna dan indah. Kohaku sendiri ada beberapa varian, yaitu tancho kohaku, gin rin kohaku dan maruten kohaku.

  3. Taisho Sanke
  4. foto ikan koi taisho sanke

    via goinjapanesque.com

    Taisho Sanke sangat mirip dengan Kohaku jika Anda kurang jeli dalam mengamatinya. Karena keduanya sama-sama memiliki warna dasar putih yang solid. Perbedaannya, Taisho Sanke memiliki corak kombinasi hitam dan merah, membuatnya menjadi semakin elegan dan berkarakter kuat.

  5. Showa Sanshoku
  6. foto ikan koi showa sanshoku

    via narita-koi.com

    Jenis Showa Shansoku juga memiliki corak hitam seperti Sanke. Namun, corak hitam pada Showa lebih menyebar ke seluruh tubuh. Tidak hanya itu, corak hitam juga terdapat pada bagian kepala ikan. Hal ini tidak Anda temukan pada jenis Sanke.

  7. Asagi
  8. foto ikan koi asagi

    via narita-koi.com

    Jenis ikan Koi unggulan lainnya adalah asagi. Jenis ini memiliki pola berwarna biru yang indah pada bagian punggungnya. Sedangkan, di bagian perut dan sirip terdapat kombinasi merah dan orange yang cantik. Asagi terbaik punya pola merah yang terdapat digaris lateral.

  9. Shusui
  10. foto ikan koi shusui

    via narita-koi.com

    Shusui merupakan ikan koi unggulan hasil keturunan Asagi. Karena masih keturunan Asagi tentu Anda harus lebih jeli membedakannya, walaupun terdapat beberapa perbedaan pada warna sisik bagian dorsalnya.

  11. Tancho
  12. foto ikan koi tancho

    via clarkekoi.com

    Ini adalah jenis Koi yang sangat terkenal di Jepang Negara asalnya. Ciri-ciri jenis ikan koi Tancho adalah adanya tanda yang mirip dengan bendera Jepang pada bagian kepalanya. Selain itu, di Jepang ada beberapa legenda rakyat yang membuat jenis koi ini sangat dihormati.

  13. Shiro Utsuri
  14. foto ikan koi shiro utsuri

    via nishikigoifromniigata.com

    Beda dengan jenis koi lainnya, jenis ikan koi ini memiliki warna dasar hitam sempurna dengan corak warna putih. Jika Anda melihat paduan hitam dan putih di bagian kepala koi, bisa jadi itu adalah jenis Utsuri ini.

  15. Ki Utsuri
  16. foto ikan koi ki utsuri

    via blueridgekoi.com

    Jenis koi ini merupakan jenis yang sangat langka, jadi tidak heran jika harganya juga selangit dan paling mahal diantara yang lain. Warna dasar koi ini hitam, namun memiliki corak kuning, beda dengan Shiro Utsuri yang bercorak putih.

  17. Matsuba
  18. foto ikan koi matsuba

    via zenkoimarketing.blogspot.com

    Matsuba adalah koi berwarna logam dengan jaring hitam. Namun, warna dasar tubuhnya ada bermacam-macam ada yang kuning, putih dan merah.

  19. Kumonryu
  20. foto ikan koi kumonryu

    via narita-koi.com

    Terakhir, adalah jenis koi yang warnanya bisa berubah. Menarik bukan? Kumonryu memang jenis ikan koi yang unik, ia bisa merubah warna dari hitam ke putih atau sebaliknya.

10 jenis ikan koi diatas adalah jenis koi asal Jepang yang paling popular dan merupakan spesies koi paling unggul. Jika Anda ingin menjajaki bisnis budidaya ikan koi, tak ada salahnya Anda mencoba mengenali jenis-jenis Koi dan masing-masing keunikannya.

Penghobi apalagi pebisnis ikan yang sukses tentu akan mulai dengan belajar dan menjadi master di bidang yang digelutinya. Walaupun bidang tersebut hanyalah tentang seluk beluk ikan koi, jika Anda menjadi ahli tentu akan sangat menyenangkan dan bermanfaat.

Begini Caranya Memilih Ikan Koi Sehat

begini caranya memilih ikan koi sehat

via pinterest.com

Jenis ikan koi memang banyak peminatnya, harganya di pasaran local juga bermacam-macam. Anda mungkin pernah menemukan ikan koi dengan harga yang terbilang murah namun ketika dipindahkan ke kolam di rumah koi mudah sekali mati. Ada banyak factor yang bisa menjadi penyebabnya.

Tetapi, jika Anda ingin mencoba memelihara koi dan membelinya di penjual ikan hias, gunakan beberapa tips berikut untuk mendapatkan ikan koi sehat.

  1. Ideal dan Proporsional
  2. Ikan koi sehat memiliki bentuk tubuh ideal dan tampilan fisik yang sempurna. Rumus perbandingan antara tinggi tubuh dan panjang tubuh koi yang ideal adalah 1:2, 3:3. Jika ideal artinya koi tidak gemuk namun juga tidak kurus.

    Kemudian perhatikan garis punggungnya, jika sehat ia memiliki garis punggung lurus tidak melengkung. Posisi sirip juga simetris. Sirip di bagian dada dan perut berukuran sama besar. Ukuran sirip juga proporsional dengan tinggi dan panjangnya tubuh.

  3. Simetris dan Sempurna
  4. Jika ada yang keliru dengan ukuran, posisi tidak simetris dsb, maka gerakan koi akan kurang sempurna atau tidak seimbang. Selain itu juga perhatikan bagaimana kondisi dan bentuk mata, hidung, mulut maupun insang. Pastikan semua proporsional atau serasi.

    Gangguan pada salah satu anggota tubuh bisa menunjukkan bahwa koi tersebut kemungkinan besar tidak sehat.

  5. Warna Tajam
  6. Warna ikan koi sehat harus cemerlang dan tajam serta terlihat kontras satu dengan lainnya. Jika merah maka merah cemerlang, jika putih maka putih salju. Gradasi atau warna yang memudar menunjukkan ikan tersebut kurang begitu bagus.

    Selain itu, pada setiap bagian warna juga tidak terdapat bercak atau spot walaupun Cuma sedikit. Nah, Anda harus benar-benar jeli mengamatinya.

  7. Tingkah Laku
  8. Ikan koi sehat memiliki pembawaan yang seimbang, menyatu bersama teman-temannya, aktif namun tetap elegan. Ikan yang lesu, lamban, banyak berdiam di salah satu sudut kolam menandakan ikan tersebut kurang sehat. Termasuk jika ikan koi Nampak menghindari teman-temannya, bisa jadi ia mengalami penyakit.

Selain melihat dan mengenali ikan koi sehat dengan empat hal diatas, Anda tentu bisa berkonsultasi langsung kepada pembudidayanya. Penjual atau pembudidaya yang baik akan dengan senang hati menularkan informasi dan pengetahuan tentang budidaya koinya kepada Anda. Termasuk memberikan informasi yang jujur mengenai kondisi kesehatan ikan koi yang ditawarkannya.

Menyiapkan Kolam Ikan Koi Untuk Budidaya Rumahan

foto kolam ikan koi untuk budidaya rumahan

via bhkhavuz.com

Pada dasarnya, pembuatan kolam ikan koi untuk budidaya skala rumahan maupun budidaya skala lanjut memiliki prinsip-prinsip yang sama. Bedanya hanya soal ukuran dan letaknya. Jika Anda ingin memulai budidaya ikan koi rumahan tentu Anda tidak perlu mencari areal pembudidayaan baru untuk membuat kolam.

Namun Anda tetap harus memiliki setidaknya kolam khusus untuk pemijahan, pendederan, serta kolam untuk indukan.

Syarat kolam indukan untuk menghasilkan benih yang baik dan berkualitas adalah sebaiknya dipisahkan antara indukan jantan dan betina. Untuk kapasitas 20 ekor buatlah kolam berukuran 4x5 dengan kedalaman sekitar 1,5-2 meter.

Kolam dibuat dalam agar suhu permukaan terjaga sehingga indukan tetap sehat. Kolam bisa dibuat indoor, namun usahakan ada pengaturan agar cahaya matahari bisa masuk walaupun sedikit.

Kolam untuk pemijahan dibuat lebih khusus dengan dinding yang halus seperti keramik. Biasanya indukan akan agresif saat pemijahan dan senang menggesekkan sisik ke dinding. Ukuran kolam secukupnya saja sesuai dengan kapasitas budidaya ikan koi yang Anda rencanakan, dengan kedalaman sekitar 70 cm.

Pada bagian pintu air masuk dan keluar diberi saringan agar telur tidak hanyut. Kolam pemijahan dapat juga digunakan sebagai kolam untuk penetasan bagi larva koi.

Selanjutnya Anda juga harus menyiapkan tempat atau kolam untuk pendederan. Untuk kapasitas 300 ekor Anda membutuhkan kolam berukuran 3x4 meter dengan kedalaman 50 cm. Pada kolam pendederan buatlah kakaban dengan ijuk pada permukaan air. Ini penting dilakukan agar telur tidak hanyut.

Selain hal diatas, ada beberapa hal yang sebaiknya anda perhatikan dalam membuat kolam ikan koi untuk budidaya ikan koi, yaitu:

  1. Lokasi Hangat Cukup Matahari
  2. Sekalipun Anda ingin membuat kolam ikan koi indoor Anda tetap harus memastikan suhu kolam yang hangat. Ikan koi sangat menyukai air hangat ketimbang dingin. Selain itu, untuk menjaga kesehatan dan keindahannya ikan koi juga membutuhkan cahaya matahari dalam jumlah cukup.

    Jadi, Anda membutuhkan strategi dan tentunya biaya lebih untuk memastikan ekosistem kolam ikan koi yang sehat sesuai kebutuhannya.

    Memperhatikan factor resiko dan biaya yang harus dikeluarkan untuk manipulasi ekosistem kolam, maka kolam outdoor adalah pilihan yang lebih tepat. Anda bisa menggunakan lahan pekarangan sekitar rumah Anda untuk budidaya ikan koi yang sehat.

    Namun, tetap diperlukan teknik agar kolam tidak terlalu panas pada saat siang hari. Anda dapat memasang paranet atau jaring agar matahari tidak terlalu terik dan juga dapat menampung guguran daun.

  3. Merancang System Filterasi
  4. Ikan koi adalah jenis ikan tawar yang membutuhkan oksigen dalam jumlah yang melimpah agar tetap sehat. Selain itu, ikan ini juga menyukai kolam yang berarus sedang.

    Sistem filtrasi dibutuhkan untuk menghasilkan oksigen serta menjaga kebersihan kolam agar kesehatan ikan koi selalu terjaga. Filtrasi biasanya terdiri dari tiga kolam, kolam untuk menyaring kotoran, dan kolam untuk bakteri penjernih air dengan system mat.

    Aerator untuk menghasilkan gelembung udara juga dibutuhkan sehingga kadar oksigen di dalam air selalu berada dalam jumlah cukup. Anda bisa membuat aerator seperti air terjun atau air mancur sesuai kebutuhan.

    Untuk itu, sebelum memutuskan membuat kolam sebaiknya Anda menyusun dan merencanakan detail desain kolam ikan koi yang sesuai standar. Walaupun dengan biaya yang minimalis.

  5. Ukuran Kolam
  6. Kolam ideal ikan koi yang sehat memiliki luas dan kedalaman yang pas sesuai dengan ukuran tubuh ikan koi. Bila Anda ingin membangun kolam ikan koi, sebaiknya anda memeriksa terlebih dahulu panjang ikan hingga dapat menentukan ukuran kolam yang idealnya seekor ikan koi akan dapat hidup dengan baik pada kolam yang berukuran tiga kali ukuran tubuhnya, semakin banyak populasinya, maka semakin luas kolam yang dibangun.

    Selain luas kolam, kedalaman kolam juga harus diperhatikan agar ikan koi dapat hidup dengan baik. Untuk ukuran ikan dengan panjang kurang dari 30 cm maka dibutuhkan kedalaman 1 m dari dasar hingga permukaan air.

    Sementara itu untuk ikan yang memiliki panjang antara 30 cm hingga 40 cm, maka memerlukan kolam dengan dalam antara 1 m hingga 1.5 m. Sedangkan, kolam ikan koi yang berukuran lebih dari 40 cm maka kedalaman disarankan lebih dari 1.5 m.

Kolam ikan koi yang baik akan membuat ikan koi menjadi sehat dan lebih menarik. Karena itu, kondisi kolam harus selalu dijaga agar menjadi habitat yang baik dan sehat. Dasar ikan koi harus selalu diperiksa untuk menjaga agar ikan koi kesayangan anda selalu sehat.

Misalnya dengan menghindari endapan pasir pada kolam ikan koi Anda, kandungan pasir yang ada dapat merusak insang ikan ketika terhirup dan dapat berakibat fatal pada ikan.

Dalam budidaya ikan koi, sebaiknya juga menggunakan kolam ikan koi yang digali, buka kolam yang dibuat dipermukaan. Hal ini bertujuan untuk lebih menjaga kestabilan suhu kolam agar tidak berubah secara drastic.

Perubahan suhu udara dapat ditahan oleh suhu tanah yang berada di sekitar kolam, dengan perubahan suhu kolam yang perlahan maka akan menghindari terjadinya penurunan kesehatan pada ikan koi kesayangan Anda.

Obat Ikan Koi Untuk Berbagai Penyakit Yang Sering Timbul

obat ikan koi untuk berbagai penyakit yang sering timbul

via pinterest.com

Ada beberapa jenis penyakit yang umum menyerang ikan koi, misalnya penyakit bintik putih, penyakit kutu ikan, lernalea (cacing jangkar), hingga jamur.

Sementara itu, ada juga jenis penyakit non parasitic seperti penyakit gelembung renang serta penyakit balon gas. Setiap penyakit memiliki ciri-ciri dan obat ikan koi tertentu.

Sebagai orang yang bergelut dengan ikan koi sehari-hari dalam budidaya ikan koi, anda tentu harus belajar mengenali penyakit tersebut dan memberikan obat yang tepat.

  1. Penyakit Bintik Putih
  2. Koi yang terserang penyakit bintik putih terlihat seperti ikan yang tertutup bedak. Penyakit yang disebabkan oleh protozoa ini nampak tidak langsung mematikan, namun lama kelamaan protozoa akan menyerap cairan tubuh dan membuat ikan kurus hingga mati.

    Cara penanganannya dengan menambahkan 0,5 gram metheline blue per 1 ton air serta menaikkan suhu air hingga beberapa derajat dari suhu awal. Cara ini cukup efektif menyembuhkan dan menghilangkan protozoa penyebab bintik putih.

  3. Jamur Saprolegnia
  4. Jamur biasanya mudah menyerang jika koi sudah lebih dulu terluka. Jika Anda mendapati koi Anda terserang jamur pengobatannya sangat mudah, yaitu oleskan larutan garam dapur dengan konsentrasi 1,5-2,5 % melalui pencelupan.

    Ikan yang sakit juga bisa dibantu dengan dimandikan dalam obat ikan koi yaitu air larutan Monofuracin. Jamur dapat dihilangkan dengan mengolesi kapas yang telah lebih dulu diberi iodine atau obat merah.

  5. Cacing Lernaea
  6. Cacing jangkar atau lernaea biasanya menempel pada bagian insang ikan koi atau pada bagian tubuh ikan. Lernaea berbahaya karena mengisap cairan tubuh dan membuat ikan kurus dan mati.

    Perkembangbiakan cacing sangat cepat, jika Anda telah menemukan satu yang terinfeksi, sebaiknya Anda mengecek seluruh ikan koi dan kolam Anda. Lernaea bisa dicabut dengan pinset, bekas luka pada ikan bisa diobati dengan obat merah biasa.

  7. Cacar
  8. Cacar pada ikan koi disebabkan virus yang gejalanya bisa Anda amati, yaitu adanya bercak putih berlendir. Bercak tersebut lama kelamaan akan berwarna merah lalu abu-abu.

    Anda tak memerlukan obat ikan koi untuk cacar, karena pada umumnya akan sembuh dengan sendirinya. Sebagai langkah untuk mempercepat penyembuhan Anda bisa menggunakan larutan desinfektan untuk kolam ikan koi.

  9. Luka Akibat Goresan
  10. Ikan koi senang menggesekkan badan ke kolam, karena itu jangan heran jika ia mudah terluka. Untuk menghindarinya, Anda jangan menggunakan hiasan atau ornament tajam di dalam kolam.

    Tapi jika koi Anda terluka, obat ikan koi yang bisa Anda berikan untuk menyembuhkan dan menghindarkannya dari jamur dan infeksi adalah rendam dalam larutan Monafuracin selama 4-5 hari.

  11. Mulut Berjamur
  12. Kalau Anda melihat mulut ikan koi Anda tampak putih seperti terserang jamur, maka segera saja pindahkan koi tersebut agar tak menular. Masukan ikan koi ke kolam dengan obat ikan koi alami berupa larutan garam 10 %. Selain itu, pastikan seluruh perlengkapan yang digunakan disterilisasi menggunakan larutan nifuropirinol atau fenuksietanol.

  13. Busuk Pada Sirip dan Ekor
  14. Luka pada sirip dan ekor yang kurang diperhatikan bisa dihinggapi oleh bakteri Aeromonas Hydrophilia. Luka tersebut lama kelamaan akan membusuk. Penyebab lainnya bisa jadi karena kolam yang kurang bersih airnya. Anda bisa menggunakan obat ikan koi seperti fenoksietanol, nitrofurazon dan kloramin.

  15. Penyakit Lumpur
  16. Pemberian pakan yang berlebihan kandungan proteinnya akan menyebabkan kulit koi iritasi dan terinfeksi bakteri. Untuk mempercepat proses penyembuhan, Anda bisa melakukan perendaman larutan garam 10 % selama satu jam perhari. Obat ikan koi yang lain untuk penyakit ini adalah 1 sdt aureomycin pada pakan koi.

  17. Batang Insang Berjamur
  18. Insang yang berjamur ditandai dengan nafsu makan menurun. Hal ini bisa disebabkan oleh suhu air kolam terlalu tinggi dan kolam kotor yang diperburuk dengan pemberian pakan yang berlebihan. Cara mengatasinya, rendam koi dalam larutan 0,1 gr Green F/10 LT air. Anda juga bisa menggunakan 1 sdt aeromycin/ 10 LT air.

Berbagai penyakit yang timbul pada ikan koi kesayangan Anda mungkin memiliki gejala yang mirip namun dapat pula terjadi karena penyakit dan penyebab yang berbeda.

Untuk itu, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan rekan penggemar koi lainnya. Dengan adanya komunikasi sesama penggemar dan pecinta koi, maka akan terbangun system informasi yang memadai bagi budidaya maupun penyaluran hobi yang Anda lakukan.

Peluang usaha budidaya ikan koi di Indonesia masih memiliki pasar yang terus berkembang. Dengan modal 3 hingga 5 rupiah, Anda dapat membeli bibit, membuat kolam dan peralatan kolam untuk memulai usaha budidaya koi.

Dengan model usaha standar seperti jual ikan koi mungkin anda telah mendapat keuntungan yang lumayan dan menjanjikan mengingat pasar ikan koi Indonesia yang semakin besar setiap waktu.

Budidaya ikan koi anda akan semakin maju bila Anda juga menjalankan layanan purna jual. Layanan purna jual yang bisa Anda lakukan misalkan dengan menyediakan jasa membangun taman dan kolam, serta maintenance kolam yang dilakukan secara berkala.

Selain anda akan mendapat keuntungan dari penjualan ikan koi, secara rutin anda juga bisa mendapatkan pemasukan dari kegiatan maintenance yang anda lakukan.

Sharing is Caring

«

»


KATEGORI

BACAAN TERKAIT

Copyright © 2018 BudidayaKitaContact / Privacy Policy / Copyright / IP Policy / Term of Service