BudidayaKita

Budidaya Hewan dan Tanaman

prospek dan peluang usaha ternak ayam serta tips suksesnya

via pinterest.com

Prospek dan Peluang Usaha Ternak Ayam Serta Tips Suksesnya

September 14, 2016

Ternak ayam merupakan usaha yang banyak dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Banyak orang yang sangat tertarik dan menekuni usaha yang satu ini. Bagaimana tidak, keuntungan yang diperoleh tidak main-main dalam sekali panen.

Terbukti dari banyaknya orang yang beralih pekerjaan dan memilih untuk beternak ayam. Ternak ayam sendiri terbagi menjadi 2 jenis yaitu ternak ayam pedaging dan ternak ayam.

Sesuai dengan nama yang diberikan, ayam pedaging adalah ayam yang diambil dagingnya. Sementara ayam petelur adalah ayam yang diambil atau dimanfaatkan telurnya.

Baik daging ataupun telur merupakan kebutuhan manusia demi memenuhi kebutuhan gizi di dalam tubuh. Indonesia sendiri merupakan negara yang masyarakatnya gemar mengonsumsi daging ayam dan telur. Hal ini dapat terlihat dari permintaan pasar yang semakin hari semakin tinggi, harganya juga semakin mahal.

Daging dan telur sendiri banyak dijadikan sebagai bahan utama untuk usaha-usaha yang berhubungan dengan makanan. Selain hanya dikonsumsi sendiri, daging ayam dan telur memang merupakan bahan utama untuk produksi makanan tertentu.

Ternak Ayam Petelur

foto ternak ayam petelur

via kpbs.org

Telur merupakan bahan makanan yang kaya akan protein dan sangat baik untuk kesehatan tubuh dan otak. Telur sangat baik untuk dikonsumsi sehari-hari karena manfaatnya terhadap kesehatan memang banyak.

Terlepas dari hal tersebut, telur merupakan makanan yang enak dan juga lezat. Hanya dibumbui dengan bumbu sederhana kemudian digoreng, telur sudah dapat dijadikan lauk untuk makan. Telur juga merupakan bahan utama dalam pembuatan kue, bahan makanan ini memang dapat diolah menjadi berbagai aneka makanan.

Sudah dapat dibayangkan bukan berapa banyak permintaan pasar akan telur ayam? Tentunya peluang usaha ayam petelur sangatlah besar.

Jika Anda tertarik ingin melakukan bisnis atau usaha ternak ayam petelur, segera mulai sekarang juga. Anda tidak perlu ragu atau khawatir tidak dapat menjalankan bisnis ini dengan baik.

Berikut ini akan dibagikan beberapa cara pemeliharaan serta budi daya ayam petelur yang baik dan juga benar:

  1. Siapkan Kandang Ayam
  2. Kandang adalah hal yang harus Anda perhatikan ketika Anda ingin melakukan ternak ayam, baik itu adalah ayam pedaging ataupun ayam petelur. Untuk kandang ayam petelur, Anda dapat membuat kandang yang bagus.

    Tujuannya agar pengambilan telurnya akan lebih mudah terutama ketika masa panen. Begitu juga ketika melakukan pengambilan kotoran, sebaiknya Anda tidak asal membuat kandang ayam. Kandang yang cocok untuk ayam petelur yaitu kandang ayam dengan sistem panggung.

    Jika Anda adalah pemula, buatlah kandang yang sederhana saja yaitu dari kayu dan juga bambu. Kandang juga dapat dibuat sedikit miring ke arah depan agar telur dapat menggelinding dan Anda dapat lebih mudah mengambil telur-telurnya.

    Jika Anda pernah melihat kandang ayam potong, kandang ayam petelur memang tampak sedikit berbeda. Tingkat kemiringan lantainya jangan terlalu banyak, tujuannya hanya untuk menggelindingkan telur agar mudah ketika diambil. Jangan lupa untuk memberikan tempat pakan dan tempat minum di kandang tersebut.

  3. Siapkan Bibit Ayam Petelur
  4. Setelah mempersiapkan kandang, bibit merupakan hal selanjutnya yang perlu untuk Anda siapkan. Ada 2 jenis ayam petelur yaitu ayam medium dengan bentuk tubuh yang gemuk dan lebih berbobot. Sementara ayam petelur lainnya adalah ayam petelur putih, pilih ayam petelur menurut keinginan Anda.

    Pemilihan jenis ayam untuk bibit ini sangat penting karena beberapa jenis ayam mampu bertelur hingga 300 butir setiap tahunnya. Ayam petelur putih memiliki kekurangan yaitu sangat sensitif terhadap keributan sehingga mudah stres.

    Dalam memilih bibit ayam petelur, ada beberapa tips yang dapat Anda gunakan. Yang pertama yaitu pilih ayam petelur yang tidak memiliki cacat alias sehat fisiknya. Yang kedua yaitu pilih ayam petelur yang memiliki pertumbuhan normal. Hal ini hanya dapat Anda lihat ketika Anda memelihara ayam petelur tersebut dari kecil.

    Yang terakhir yaitu gunakan ayam petelur yang merupakan hasil dari ayam bibit unggul serta tahan terhadap penyakit.

Itulah hal-hal yang harus Anda perhatikan ketika ingin membudidayakan ayam petelur.

Ternak Ayam Potong

foto ternak ayam potong

via pinterest.com

Ayam potong merupakan salah satu jenis ayam pedaging, jenis ayam yang satu ini sangatlah populer sebagai penghasil daging.

Daging ayam merupakan bahan utama berbagai masakan, terutama masakan khas Indonesia yang kaya akan rempah. Daging ayam dapat diolah menjadi ayam rendang, soto ayam, mi ayam dan masih banyak lagi makanan lainnya yang berbahan dasar daging ayam.

Terbayang bukan berapa banyak permintaan masyarakat Indonesia akan daging ayam untuk kebutuhan sehari-hari atau untuk kebutuhan usaha? Untuk itu, Anda jangan ragu lagi untuk mencoba usaha ternak ayam potong.

Peternak ayam potong beberapa tahun yang lalu mengalami kerugian besar-besaran akibat virus flu burung. Hal ini membuat sebagian peternak mengalami gulung tikar dan beralih ke profesi lain.

Namun beberapa tahun terakhir, peternak ayam kampung kembali menambah seiring permintaan pasar akan daging ayam meningkat. Bahkan di beberapa daerah yang dulu masyarakatnya tidak ada yang jadi peternak ayam potong, saat ini sudah banyak yang mencobanya.

Hasilnya peternak ayam potong semakin tahun semakin bertambah karena keuntungan dari bisnis ini memang sangat menggiurkan.

Kesulitan untuk menjalankan ternak ayam potong yaitu karena ayam potong sangat sensitif dan mudah mati. Untuk itu, Anda harus jadi peternak ayam potong yang cerdik agar ayam-ayam yang Anda rawat tidak mudah mati. Terutama ketika ayam masih kecil, temperatur kandang sangatlah penting untuk diperhatikan.

Untuk menjaga kehangatan kandang, Anda dapat menutup setiap sisi kandang menggunakan terpal atau penutup lain. Namun jika ayam potong sudah mulai besar maka Anda dapat membuka penutup tersebut. Perawatan ayam potong memang sedikit lebih sulit dibandingkan perawatan ayam kampung.

Untuk persiapan usaha ternak ayam potong sendiri sebenarnya tidak jauh berbeda dengan persiapan usaha ternak ayam petelur. Anda harus menyiapkan kandang dan juga bibitnya terlebih dahulu. Untuk kandang juga dapat dibuat dengan sistem panggung namun lantainya tidak perlu dibuat miring.

Yang tidak kalah penting, jangan lupa untuk membuatkan tempat pakan dan minum di dalam kandang. Tidak hanya itu, beri lampu atau alat penerangan lain yang memadai karena ayam potong tidak menyukai kegelapan. Jika sudah mulai petang, Anda harus menyalakan lampu tersebut jika tidak ingin ayam potong peliharaan anda stres

Penting untuk Anda ingat, perawatan ayam potong harus dilakukan secara ekstra. Baik pemberian pakan dan minum harus diperhitungkan secara tepat, begitu juga luas kandangnya. Jika segala sesuatunya diperhitungkan dengan tepat maka ayam potong peliharaan Anda akan tumbuh dengan baik.

Ayam jenis ini memang mudah terserang penyakit sehingga kematian merupakan hal yang wajar. Namun sebenarnya dapat diminimalisir dengan perawatan yang tepat dan juga ekstra. Keuntungan yang dapat Anda raup setiap bulannya tentunya tidak sedikit, bahkan mencapai puluhan juta rupiah untuk ternak ayam potong skala besar.

Ternak Ayam Kampung atau Ayam Jawa Super

foto ternak ayam kampung atau ayam jawa super

via itikbanyuwangi.blogspot.com

Selain ayam potong, ayam pedaging yang juga banyak dipelihara yaitu ayam kampung. Ayam jenis ini memiliki daging yang lebih nikmat dibandingkan daging ayam potong. Pasalnya ayam kampung dipelihara dengan sistem diumbar atau dibiarkan begitu saja untuk mencari makan sendiri. =

Dengan begitu, tidak heran jika daging ayam kampung terasa ulet dan juga nikmat. Selain daging, ayam kampung juga banyak dipelihara untuk diambil dan dimanfaatkan telurnya. Telur ayam kampung bahkan dijual dengan harga yang lebih mahal dibanding telur ayam ras.

Telur ayam kampung banyak digunakan sebagai jamu karena tingginya gizi di dalamnya. Telur ayam kampung dijadikan jamu dengan cara diminum dalam kondisi masih mentah, langsung dari cangkangnya. Ada juga yang mencampurnya dengan bahan herbal lain lalu diminum sebagai jamu.

Bagaimanapun, ternak ayam kampung merupakan usaha yang cukup menjanjikan. Terlebih lagi usaha ini dapat dijadikan sebagai usaha sampingan karena tidak menyita banyak waktu dan usaha Anda. Anda hanya perlu melakukan perawatan sederhana karena ayam kampung tidak mudah mati, terutama ayam Jawa super.

Kemudahan memelihara ayam kampung lainnya yaitu pembuatan kandang yang sederhana. Bahkan tanpa dibuatkan kandang khusus, ayam kampung dapat membuat kandangnya sendiri.

Misalnya saja hanya menempati tempat-tempat yang jarang Anda gunakan seperti sudut ruangan. Atau jika Anda ingin membuat kandang khusus maka Anda dapat membuat kandang sederhana dari kayu ataupun bambu.

Kandang tidak harus dibuat dengan sistem panggung karena ayam kampung akan dilepaskan di siang harinya. Sehingga tidak banyak kotoran yang ada di dalam kandang, jauh lebih mudah untuk membersihkannya.

Namun sebaiknya buat tangkringan untuk ayam kampung karena ayam jenis ini sangat suka nangkring. Baik ayam kampung yang jantan atau betina, keduanya suka bertengger bahkan ketika sedang tidur. Kelebihan utama ayam kampung adalah karena perawatannya yang sangat mudah dan harga jualnya yang tinggi.

Akan tetapi risiko yang sering dihadapi peternak ayam kampung adalah kemalingan ataupun mati diserang hewan lain seperti anjing. Jika lingkungan Anda terdapat banyak anjing atau rawan maling, maka pastikan untuk membuat kandang khusus yang aman untuk ayam peliharaan Anda.

Pakan Ayam Sebagai Sumber Energi

foto pakan ayam kampung tradisional

via itikbanyuwangi.blogspot.com

Pakan merupakan hal penting dalam setiap usaha ternak hewan, termasuk ternak ayam. Bagi Anda yang ingin hewan ternak Anda tumbuh sehat dan subur maka berikan pakan yang kaya akan gizi.

Berikut ini merupakan 4 jenis pakan ayam yang merupakan sumber energi:

Jika Anda menjadi peternak ayam, pastikan Anda memberikan pakan berkualitas untuk hewan ternak Anda tersebut. Dengan pakan yang berkualitas, ayam Anda akan tumbuh sehat dan cepat dalam berproduksi.

Jika Anda ingin memberikan pakan fermentasi sebenarnya juga tidak masalah, terutama untuk ayam pedaging. Pakan fermentasi dapat menjadi pakan yang kaya akan gizi dan sebagai sumber energi. Untuk membuat pakan fermentasi cukup mudah sehingga Anda dapat membuatnya sendiri.

Berikut adalah bahan-bahan yang dapat Anda siapkan untuk membuat pakan ayam fermentasi, diantaranya yaitu:

Untuk cara pembuatannya yaitu campurkan air dan gula pasir serta suplemen organik cair. Aduk-aduk merata dan diamkan selama kurang lebih 15 menit atau lebih. Setelah itu, campur semua bahan menjadi satu dan masukkan ke dalam larutan air dan suplemen organik.

Tutup rapat wadah yang ada gunakan selama 24 jam dan kemudian cetak bahan tersebut bulat kecil-kecil. Lanjutkan dengan menjemur bahan tersebut sampai benar-benar kering seutuhnya. Bahan yang sudah di fermentasi dan dikeringkan sampai benar-benar kering tersebut dapat dijadikan sebagai pakan yang kaya akan gizi.

Sayuran yang dapat Anda gunakan untuk pembuatan pakan fermentasi yaitu kangkung, bayam, sawi dan krokot. Anda juga dapat menggunakan gedebog sebagai bahan tambahan untuk pembuatan pakan fermentasi ini.

Peluang Usaha Ternak Ayam yang Masih Terbuka Lebar

foto usaha ternak ayam

via fusiontables.google.com

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa usaha ternak ayam masih terbuka lebar. Baik untuk ayam petelur ataupun ayam pedaging, keduanya masih sangat diminati. Walaupun sudah semakin banyak orang yang menjalankan bisnis ini, tidak ada salahnya bagi Anda untuk mencoba.

Mungkin saja usaha yang satu ini dapat menjadi sumber penghasilan Anda ke depannya. Untuk itu, jangan remehkan usaha ternak ayam dan mulailah fokus untuk mengerjakannya. Keuntungan yang dapat Anda peroleh dengan mengerjakan bisnis ini secara ulet dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan hidup.

Untuk Anda yang ingin menjalankan bisnis ternak ayam, sebagai tips untuk Anda agar sukses yaitu kenali terlebih dahulu pangsa pasar yang Anda inginkan. Jika Anda menginginkan untuk menjual daging ayam maka Anda dapat memelihara ayam potong ataupun ayam kampung.

Namun jika Anda ingin menjual telur ayam karena di daerah Anda telur ayam dijual mahal, peliharalah ayam petelur. Jika Anda dapat menentukan pangsa pasarnya terlebih dahulu maka akan lebih mudah untuk memutuskan memilih jenis ayam.

Jangan sampai Anda salah memilih jenis ayam karena kurangnya perhitungan di awal. Misalnya saja Anda melakukan ternak ayam petelur, sementara di sekitar rumah Anda banyak rumah makan yang bahan utama masakannya adalah daging ayam. Untuk itu pilihlah jenis ayam yang nantinya dapat memberikan keuntungan besar.

Setelah itu, kenali juga karakteristik ayam yang akan Anda pelihara. Seperti yang sudah disampaikan bahwa setiap jenis ayam memiliki keunggulan dan kelemahannya masing-masing. Agar ayam peliharaan Anda tidak mudah mati, kenali apa saja yang dapat menjadi risiko kematiannya.

Secara garis besar peluang usaha ternak ayam memang masih terbuka lebar. Namun Anda jangan asal dalam melakukan usaha yang satu ini. Pastikan menjalankan usaha ternak ayam dengan benar agar mendapatkan keuntungan yang besar. Jangan sampai Anda malah merugi dan atau bahkan sampai gulung tikar.

Penting juga untuk Anda ingat, jagalah kebersihan kandang karena kebersihan kandang juga berpengaruh pada kesehatan Anda. Kandang yang bersih mendukung ayam yang Anda ternak tumbuh dengan sehat. Baik untuk ayam potong, ayam kampung ataupun ayam petelur, kandang memiliki pengaruh yang besar.

Jika dianalisa, usaha ternak ayam yang dapat dimulai dari modal yang sangat kecil adalah ternak ayam kampung. Anda dapat memulainya walaupun dengan 2 ekor anak ayam, yang satu betina dan satunya lagi jantan. Jika membelinya ketika masih anakan, harganya jauh lebih murah dan terjangkau.

Anda dapat memeliharanya sampai besar dan menunggu ayam betinanya bertelur. Telur tersebut kemudian ditunggu lagi untuk menetas dan barulah muncul anak ayam baru. Jika dikembangkan seperti itu terus menerus maka jumlah ayam yang Anda pelihara semakin banyak.

Usaha ternak ayam kampung memang cocok untuk Anda yang memiliki modal sangat terbatas. Namun jika Anda memiliki modal yang cukup, Anda dapat membeli bibit yang banyak. Dengan begitu, skala usaha ternak ayam kampung Anda juga semakin besar dan keuntungannya semakin banyak.

Jika Anda berniat ingin menjalankan usaha ternak ayam potong atau ayam petelur, Anda memang membutuhkan modal yang cukup. Sebagai analisa, berikut adalah perhitungan mengenai keuntungan dari usaha ternak ayam potong:

Pembuatan kandang ayam kurang lebih membutuhkan dana sebesar 3 juta rupiah. Sementara untuk pembelian tempat makan dan minum menghabiskan sekitar 200 ribu rupiah. Untuk lampu penerangannya sendiri yaitu membutuhkan dana sekitar 50 ribu rupiah. Total modal utama yang harus Anda persiapkan yaitu 3 juta 250 ribu rupiah.

Untuk biaya tambahan yaitu pembelian anak ayam sekitar 1,5 juta rupiah (200 ekor). Pembelian pakan sekitar 2 juta rupiah dan pembelian obat 150 ribu rupiah. Untuk biaya listrik per bulannya yaitu sekitar 150 ribu rupiah. Total biaya tambahan yaitu 3 juta 800 ribu rupiah, belum lagi jika Anda mengerjakan pegawai.

Untuk keuntungannya yaitu:

Harga ayam potong per kilonya yaitu sekitar 25 ribu rupiah, sementara ayam potong dapat memiliki bobot sekitar 2 kg per ekornya. Jika dikalikan maka 200 ekor dikali 2 kg dan harganya 25 ribu rupiah, maka total pendapatan yaitu 10 juta rupiah.

Modal yang Anda keluarkan yaitu 7 juta 50 ribu rupiah, maka keuntungan yang dapat Anda peroleh yaitu mendekati 3 juta rupiah dalam sekali panen.

Perhitungan tersebut hanya analisa saja, keuntungan yang dapat Anda peroleh bisa jadi jauh lebih besar dari hitungan tersebut. Walaupun kemungkinan ada ayam potong yang mati, besar kemungkinan ada ayam yang berbobot mencapai 3 kg per ekor. Untuk itu disarankan untuk melakukan perawatan yang baik dan juga benar agar keuntungannya maksimal.

Jika ayam petelur yang Anda ternak, maka Anda harus pandai memberikan nutrisi yang mampu merangsang ayam agar cepat bertelur. Demikian yang dapat disampaikan mengenai prospek usaha ternak ayam, semoga ulasan ini dapat bermanfaat bagi anda yang ingin menjalankan usaha ternak ayam.

Sharing is Caring

«

»


KATEGORI

BACAAN TERKAIT

Copyright © 2018 BudidayaKitaContact / Privacy Policy / Copyright / IP Policy / Term of Service